WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG
Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2020 Wilayah Kerja BPNB Jabar

A.     Kategori Pelestari

No

Nama

Bidang Keahlian

Asal Daerah

Menerima

1

Mursi

Tradisi Lisan Hahiwang

Lampung

1.Pin Emas 22 Karat 5 gram;

2.Uang sebesar Rp.50.000.000; dan

3.Sertifikat

 

B.     Kategori Pencipta, Peiopor, dan Pembaharu


No

Nama

Bidang Keahlian

Asal Daerah

Menerima

1

Hans Rianto Sukandi (Hans Jaladara)

Komikus

Bogor, Jawa Barat


1.   Pin Emas 22 Karat 5 gram;

2.Uang sebesar Rp.50.000.000; dan

3.Sertifikat

2

Hartati

Koreografer

DKI Jakarta

3

Tisna Sanjaya

Pelukis

Bandung

4

Erwin Gutawa

Komponis/Konduktor

DKI Jakarta

 

C.     Kategori Komunitas


No

Nama

Asal Daerah

Menerima

1

Paguyuban Lahan Parahyangan (Palapah)

Sukabumi, Jawa Barat

1.   Pin Emas 22 Karat 5 gram;

2.Uang sebesar Rp.50.000.000; dan

3.Sertifikat

 

D.     Kategori Pemerintah Daerah


No

Nama

Provinsi

Menerima

1

2

Kabupaten Purwakarta

Kabupaten Garut

Jawa Barat

Jawa Barat

1.   Pin Emas 22 Karat 5 gram;

2.   Plakat; dan

3.   Sertifikat

Fasilitasi Bidang Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan

Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) adalah salah satu upaya Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mewujudkan strategi pemajuan kebudayaan

Penerima FBK
1. Perseorangan;
2. Komunitas budaya; dan
3. Lembaga/Organisasi Kemasyarakatan di bidang kebudayaan berbadan hukum.

Nilai Fasilitasi
1. Maksimal Rp. 750.000.000 untuk Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro;
2. Maksimal Rp.1.000.000.000 untuk Karya Kreatif Inovatif; dan 
3. Maksimal Rp.1.000.000.000 untuk Pendayagunaan Ruang Publik.

Tahapan Pendaftaran
Pendaftaan Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) tahap 2 ini dimulai tanggal 13 Juli s.d 20 Juli 2020 untuk kegiatan yang akan dilaksanakan Agustus s.d November 2020

Jenis FBK 
Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro, berupa:
1. Print-out (artikel, laporan penelitian, buku, naskah, modul, dsb);
2. Film dokumenter; dan/atau
3. Media baru lainnya

Penciptaan Karya Kreatif Inovatif, berupa:
1. Karya baru di bidang budaya, baik Objek Pemajuan Kebudayaan maupun suatu karya yang sangat erat kaitannya dengan pemajuan kebudayaan;
2. Proses produksi karya cipta;
3. Pembuatan desain karya; dan/atau
4. Purwarupa, film, atau media baru lainnya.

Pendayagunaan Ruang Publik, berupa:
- Festival;
- Dialog;
- Pameran;
- Sarasehan;
- Ritus;
- Perlombaan;
- Pergelaran;
- Lokakarya (workshop); dan/atau
- Ekspresi budaya lainnya.

Ngabuburit bersama Kang Kimung dan Sukmaraksa

Dua Maestro seni, Kang Kimung dan Sukmaraksa. Terpisah oleh jarak, berkolaborasi dalam satu pagelaran “Ngabuburit bersama Kang Kimung dan Sukmaraksa”. Pagelaran yang diselenggarakan oleh BPNB Jabar ini dapat disaksikan pada tanggal 30 April 2020 pukul 16.00 – 16.30 WIB melalui live streaming di chanel https://youtube.com/BPNBJabar. Dalam pagelaran ini, mereka akan berkolaborasi menghentakkan spirit para generasi muda agar tidak tidak terombang ambing dalam arus seni global. Padahal, dalam jatidiri mereka sebenarnya sudah tertanam roh seni budaya yang mampu untuk dikembangkan, dikolaborasikan, dan dipresentasikan kepada dunia. Pengalaman dan banyak kisah tentang proses penemuan jatidiri ini akan “didongengkan” dan dipentaskan melalui live streaming di chanel https://youtube.com/BPNBJabar.

Karinding, adalah salah satu alat seni tradisional masyarakat Sunda menjadi kata kunci dalam dongeng mereka. Sebuah dongeng tentang bagaimana luluhlantaknya hati seorang Kimung dan sekelompok pemuda “Sukmaraksa” yang sebelumnya sudah pernah merasakan pahit getirnya terbawa arus seni global. Melalui Karinding, mereka merasa telah menemukan kembali jatidiri sesungguhnya, untuk kemudian diperdalam dan menjadikan Karinding sebagai sebuah alat seni yang fleksibel, yang mampu dikolaborasikan dengan berbagai jenis musik, bahkan dengan musik cadas sekalipun. Berikut sekelumit profil mereka.

Sukmaraksa
Dari Soreang, Bandung Selatan, @sukmaraksa bergerak sejak 2011 mewarnai percaturan ranah musik karinding. Populer dengan singel-singel keren “Kageuing” dan “Sukma Saksi Waruga”, Sukmaraksa sempat merekam dan mempublikasi lagu-lagu mereka dan mendapat respon yang sangat baik dari para pecinta karinding. Belakangan, mereka menggebrak dengan lagu “Abah Wiranta” yang kemudian mereka rekam untuk Kompilasi Karinding. Lagu ini sangat kental dengan nuansa rock balada yang berkelindan dengan hibrida musikal karinding.

Konsistensi kemudian menjadi kunci utama bagaimana Sukmaraksa tetap bertahan dan aktif mewarnai ranah musik karinding. Ini juga yang kemudian menjadikan Sukmaraksa menjadi salah satu kunci dan simpul yang terus menandai dinamika pergerakan musik karinding Soreang, dan tentu saja Indonesia. Sukmaraksa kini tengah mempersiapkan album pertama mereka.

Kang Kimung
Iman Rahman Anggawiria Kusumah, atau akrab di panggil Kimung, lahir di Bandung, 28 Februari 1978. Ia adalah generasi pendobrak komunitas musik metal tertua di Indonesia, Ujungberung Rebels. Tahun 1995 mendirikan Burgerkill, sebelum kemudian berkelana di banyak band. Di masa yang sama, Kimung juga merintis zine pertama di Indonesia, Revograms Zine yang kemudian menjadi tonggak penting hasratnya dalam menulis. Tahun 2002 Kimung merintis zine Minor Bacaan Kecil yang kemudian tahun 2005 bertransformasi menjadi Minor Books, penerbitan sekaligus sel riset kepenulisan sejarah musik independen Indonesia. Di tahun yang sama, Kimung mulai menulis buku berjudul “Sejarah Lokal Cianjur” bersama Prof. Reiza D. Dienaputra dan Agusmanon Yuniadi M.Hum. Setelah itu Berturut-turut ia menulis dan menerbitkan sendiri buku-bukunya, “Myself, Scumbag Beyond Life And Death (2007), “Memoar Melawan Lupa” (2011), “Jurnal Karat, Karinding Attacks Ujungberung Rebels” (2011), dan “Ujungberung Rebels Panceg Dina Galur” (2013).

Tahun 2008 Kimung mendirikan band Karinding Attack yang menjadi tonggak awal penelitian selanjutnya yang fokus ke kultur hibrida, terutama karinding. Sepuluh tahun selanjutnya Kimung berkeliling Jawa Barat dan Eropa untuk melakukan penelitian dan penulisan sejarah karinding. Buah dari komitmen ini, tahun ini Kimung sedang mempersiapkan penerbitan buku terbarunya”Sejarah Karinding Priangan”. Selain itu juga bersama kolektif para penulis Bandung sedang melakukan penulisan sejarah “Bandung Bawahtanah” yang terdiri dari sebelas buku bertema metal, punk, hardcore, hiphop, rock, pop & folk, musik elektronik, zine & media, merchandising, gigs, dan record label. Kini sehari-hari Kimung bekerja di lembaga pendidikan Atap Class, bermusik di proyek solonya, Jon Pasisian, dan mengelola label rekaman Paratuan Records. Bersama Prof. Reiza D. Dienaputra, ia juga aktif melakukan pengembangan metode sejarah visual di Indonesia. Jurnalnya bisa diikuti di www.pangaubankarinding.com atau instagram @kimun666
(Irvan)

Pengumuman Tempat Pelaksanaan Tes CPNS 2013

PELAKSANAAN TES KOMPETENSI DASAR (TKD)
PENGADAAN CPNS
BALAI PELESTARIAN NILAI BUDAYA (BPNB) BANDUNG
DIREKTORAT JENDERAL KEBUDAYAAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2013



Sebagai tindak lanjut pengumuman Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 126683/A4/KP/2013 tentang Kelulusan Hasil Verifikasi Seleksi Administrasi Penerimaan CPNS di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2013, utamanya untuk formasi Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bandung diwajibkan mengikuti seleksi tertulis yang akan dilaksanakan pada:

Hari, tanggal
:
Minggu, 3 November 2013
Pukul
:
08.00 s.d 10.00 WIB
Tempat
:
lantai 2 Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bandung
jl. Cinambo no. 136 Ujungberung – Bandung,
telp/faks (022) 7804942, email bpnbbandung@ymail.com.

Beberapa persyaratan yang harus dibawa oleh peserta adalah sebagai berikut:
  1. Peserta wajib membawa Kartu Peserta Ujian dan tanda identitas diri (KTP/SIM/Passport ASLI)
  2. Membawa alat tulis (pulpen warna hitam atau biru, pensil 2B, serutan pensil, karet penghapus, dan papan/alat tulis)
  3. Membawa pas photo 4 x 6 warna (warna latar bebas) sebanyak 2 lembar
Ketentuan dalam pelaksanaan ujian adalah sebagai berikut:
  1. Peserta datang ke tempat ujian paling lambat 1 jam sebelum dilaksanakan ujian.
  2. Peserta yang datang terlambat lewat dari 15 menit tidak diperkenankan mengikuti tes TKD.
  3. Peserta mengenakan pakaian bebas dan rapi (kemeja) serta memakai sepatu.
  4. Peserta mengisi buku tamu dan daftar hadir yang telah disediakan panitia.
  5. Peserta menduduki kursi yang sesuai dengan identitas peserta.
  6. Peralatan komunikasi (handphone) harus dimatikan dan ditaruh dalam tas peserta.
  7. Menjaga ketertiban dan berperilaku sopan.
Untuk mengetahui Daftar Pelamar Lulus Verivikasi Administrasi silahkan klik disini



PENGUMUMAN TES TERTULIS PENYULUH BUDAYA WILAYAH JAWA BARAT TAHUN 2013


PENGUMUMAN TES TERTULIS PENYULUH BUDAYA
WILAYAH JAWA BARAT
TAHUN 2013

Bersama ini kami umumkan daftar nama-nama peserta yang LULUS SELEKSI ADMINISTRASI, yang dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 23 Oktober 2013


No.

Nama

Nomor Tes
1.
Ali Mulyawan, S.Pd
001/R.BDG/13

2.
Hamdan Kamal Nugraha
002/R.BDG/13

3.
Wisnu Wardana, SS
003/R.BDG/13

4.
Fiktor Zulfikar
004/R.BDG/13

5.
Delfiandrie
005/R.BDG/13

6.
Rahma Nurdina, S.Hum
006/R.BDG/13

7.
Khairun Nisa, S.Hum
007/R.BDG/13

8.
Agus Mulyana, SH
008/R.BDG/13

9.
Nova Adrianto, SE
009/R.BDG/13


Kepada nama-nama tersebut diatas dimohon hadir untuk mengikuti  TES TERTULIS/ AKADEMIK yang akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Selasa, 29 Oktober 2013
Waktu             : Pukul 08.00 – 10.00 WIB
Tempat           : Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bandung
                          Jl. Cinambo No. 136 Ujungberung, Bandung
                          Telp./Fax. 022-7804942

Bagi peserta yang tidak hadir mengikuti TES TERTULIS, dianggap mengundurkan diri.




Koordinator Wil. Jawa Barat

Popular Posts