WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Gebyar PAUD dan Pagelaran Seni Daerah dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Way Kanan

Way Kanan - Gebyar PAUD dan Pagelaran Seni Daerah dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Way Kanan di Komplek Rusunawa, Senin (23 April 2018).

Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Jawa Barat dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan sehingga Paggelaran Seni Daerah Lampung dan Gebyar PAUD dalam rangka HUT ke-19 Kabupaten Way Kanan ini dapat terlaksana.

Bunda PAUD, Hj. Dessy Afriyanti Adipati menyampaikan, “Pelaksanaan Gebyar PAUD ini menunjukan komitmen kita bersama terhadap kemajuan pendidikan PAUD di Kabupaten Way Kanan. Pencanangan gerakan nasional PAUD berkualitas, khususnya di Kabupaten Way Kanan harus terus berbenah diri untuk menjawab apa dan bagaimana PAUD yang berkualitas. Pendidikan anak usia dini sangat penting, mengingat kebutuhan masyarakat untuk mengoptimalkan tumbuh kembangkan anak secara holistik lewat layanan pendidikan anak usia dini semakin meningkat”, ungkapnya.

Menurut hasil penelitian 0-6 tahun merupakan usia perkembangan emas saat fisik dan otak anak berada dimasa pertumbuhan terbaiknya. Dimana kemampuan otak menyerap informasi sangat tinggi. Dimasa ini, stimulasi pendidikan yang positif sangat penting bagi perkembangan anak karena stimulasi yang tidak tepat akan berdampak negatif bagi kehidupan selanjutnya dan tidak dapat di perbaiki.

“Pada saat ini kita juga akan ada Pagelaran Budaya Daerah, bertujuan memperkenalkan kepada generasi muda budaya daerah, yang merupakan menjadi tanggungjawab kita bersama agar tetap lestari, karena budaya merupakan salah satu Identitas suatu negara. Kebanggaan bangsa kita akan budaya yang beraneka ragam sekaligus mengundang tantangan bagi seluruh rakyat untuk mempertahankan budaya lokal agar tidak hilang atau pun dicuri oleh bangsa lain, dan ini merupakan pelajaran berharga karena Kebudayaan Bangsa Indonesia adalah harta yang mempunyai nilai yang cukup tinggi di mata masyarakat dunia. Dengan melestarikan budaya lokal kita bisa menjaga budaya bangsa dari pengaruh budaya asing, dan menjaga agar budaya kita tidak diakui oleh Negara lain”, lanjutnya.

Pada acara yang dibuka oleh Hj. Dessy Afriyanti Adipati, Gebyar PAUD itu memperlombakan 11 jenis perlombaan yakni, Hafalan Surat-surat Pendek, Melengkapi Gambar, Memasang Puzzle Lantai Huruf dan Bilangan.,Bermain Drama/Karakter., Mengdongeng Boneka Tangan, Senam Ceria.,Fariasi Balok Susun., Fashion Show, Lomba APE Dalam, Tari Siger Pengunten dan Storytelling dengan jumlah 378 peserta dari lembaga pendidikan anak usia dini dan TK se Kabupaten ini.

Pada pagelaran seni yang dihadiri oleh Drs. Nandang kusnandar, M.Si dari Balai Pemerhati Nilai Budaya, Jawa Barat menampilkan kesenian Kuda Lumping, Pagelaran Seni Tari Kreasi Lampung, Kesenian Marawis, Seni Kulintang Lampung, Seni Gamolan Lampung dan Pagelaran Seni Gitar Klasik Lampung. (maria)

Sumber: http://www.medianasional.id

Popular Posts