WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Wawacan Buhaer Kajian Struktural dan Analisis Isi

Oleh Agus Heryana

Abstrak
Wawacan Buhaer adalah sebuah naskah koleksi Balai Pengelolaan Museum Negeri Sribaduga Provinsi Jawa Barat dan École Française d’Extréme-Orient (EFEO-Jakarta) yang ditulis tangan dengan menggunakan huruf Arab Pegon serta dalam Bahasa Sunda. Teks Wawacan Buhaer berisi mengenai tokoh Buhaer. Buhaer adalah nama seorang pemuda miskin yang menjadi kaya karena faedah tiga buah azimat sakti. Tujuan penelitian teks Wawacan Buhaer adalah untuk mengungkap dan menyosialisasikan nilai budayanya. Guna mengungkap kandungannya, teks Wawacan Buhaer dikaji dari sudut bidang sastra dengan menggunakan pendekatan stuktural dan analisis isi. Hasil pengkajiannya memberikan gambaran bahwa di dalam mencapai cita-cita atau keinginan seseorang harus mempunyai semangat, keteguhan hati, ketabahan dan kesabaran dalam penderitaan, serta kekuatan atau kemampuan diri di dalam menanggulangi rintangan atau gangguan.

Kata kunci: naskah, Wawacan Buhaer, kajian stuktural, analisis isi.

Abstracts
Wawacan Buhaer is a manuscript that belongs to Balai Pengelolaan Museum Negeri Sribaduga, the Province of West Java and École Française d’Extréme-Orient (EFEO), Jakarta. It is written in Arab Pegon with the Sundanese language. It tells about Buhaer, a poor young man who became rich because he had three magical amulets. The research tried to reveal and to socialize its cultural values from literature point of view by means of structural approach and content analysis. The result gives us view that if we have a desire then we have to have the strength, either mentally or spiritually, to cope with any kinds of obstacles.

Keywords: manuscript, Wawacan Buhaer, structural study, content analysis.

Diterbitkan dalam Patanjala, Vol. 3 No. 1 Maret 2011

Popular Posts