WILAYAH KERJA: PROVINSI JAWA BARAT, DKI JAKARTA, BANTEN, DAN LAMPUNG

Kinca

Hidangan ringan khas berbahan dasar buah durian dan ketan putih, disajikan pada waktu sore hari sebagai teman minum teh. Juga sering disajikan pada acara-acara santai bersama atau kenduri sedehana. Oblang Duren merupakan nama lain dari kinca. Dewasa ini, penggunaan ketan putih dapat diganti dengan roti tawar, tanpa mengurangi kegurihan rasanya. Bahan yang disediakan beras ketan putih, santan dari 1 butir kelapa, daun salam, serai, dan garam. Saus kinca gula merah, sisir, gula pasir, daun pandan, air, garam, santan dari 1 butir kelapa, tepung maizena, dan buah durian. Ketan direndam selama 2 jam, lalu dicuci bersih dan ditiris, lalu dikukus selama 15 menit. Santan direbus bersama daun salam, serai dan garam. Ketan dimasukkan dan diaroni hingga santan meresap lalu ketan diangkat dan dikukus selama 30 menit atau hingga matang. Sebagai pelengkap dibuat saus kinca yakni gula merah direbus bersama gula pasir, air, daun pandan dan garam. Setelah gula larut, lalu diangkat dan disaring. Santan ditambahkan lalu dimasak hingga mendidih dan dikentalkan dengan larutan maizena. Setelah mengental, diangkat dan ditambahkan durian. Nasi ketan dicetak dalam wadah, ditata di pinggan dan dituangkan saus kinca diatasnya.

Sumber: Rostiyati, Ani., dkk. 2009. Ragam Makanan Tradisional Betawi. Bandung: Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Bandung (Laporan Pendataan Kebudayaan).

Popular Posts